Perhitungan PMK
PMK (Peninjauan Masa Kerja) merupakan proses penghitungan kembali masa kerja yang dimiliki PNS sedari sebelum diangkat menjadi CPNS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penghitungan kembali tersebut disahkan melalui penerbitan SK PMK. Dalam penetapan pertimbangan teknis pensiun, diperlukan untuk mengetahui berapa lama masa kerja yang diakui dalam PMK yang dimiliki oleh calon pensiunan agar dapat menentukan masa kerja pensiun dengan tepat. Terdapat beberapa format SK PMK, beserta cara memperhitungkannya dalam masa kerja pensiun sebagai berikut.
- Format 1
- Format 2
Format 1
Pada SK PMK tercantum masa kerja sebelum CPNS yang diakui
Catat masa kerja sebelum pengangkatan CPNS yang diakui
Tambahkan masa kerja yang diakui tersebut dengan MK Pensiun
Hitung ulang selisih MK Pensiun dan MKG.
Contoh Perhitungan Format 1
Diketahui data masa kerja PNS dengan Golongan pengangkatan III/a dan golongan KP terakhir III/c sebagai berikut.
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| MK PNS | 09 | 18 |
| MK Pensiun | 04 | 23 |
| MK Golongan | 02 | 28 |
Dari SK PMK, masa kerja ybs sebelum CPNS yang diakui adalah 4 tahun 11 bulan.
Tambahkan masa kerja tersebut sebagai masa kerja pensiun sehingga didapat hasil sebagai berikut
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| MK Pensiun | 04 | 23 |
| MK SK PMK | 11 | 04 |
| Tambahkan | ||
| MK Pensiun setelah PMK | 03 | 28 |
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| MK Pensiun setelah PMK | 03 | 28 |
| MK Golongan | 02 | 28 |
| Kurangkan | ||
| Selisih MK Pensiun dan MK golongan | 01 | 00 |
Selanjutnya gunakan MK Pensiun setelah PMK sebagai MK Pensiun dalam penetapan pertek pensiun.
Format 2
Pada SK PMK tidak tercantum banyaknya masa kerja yang diakui, dan hanya disebutkan Total MK golongan yang baru
- Hitung masa kerja yang diakui sebagai berikut
Masa kerja yang diakui :
Total MK golongan baru - [(TMT SK PMK - TMT pengangkatan CPNS) - Pengurang MK gol.] - MK bawaan pada SK CPNS
Perlu diperhatikan apabila golongan pada TMT pengangkatan CPNS berbeda dengan golongan pada TMT SK PMK, maka perlu dilakukan pengurangan lanjutan (Pengurang MK gol.) dalam menghitung [TMT SK PMK - TMT pengangkatan CPNS] sesuai ketentuan penghitungan masa kerja golongan :
Gol I → Gol II, MK gol. dikurangi 6 tahun
Gol II → Gol III, MK gol. dikurangi 5 tahun
Gol I → Gol III, MK gol. dikurangi 11 tahun
Gol III → Gol IV, MK gol. tidak perlu dikurangi
Contoh :
Bila TMT SK CPNS pada golongan I sedangkan TMT SK PMK pada golongan II, maka dalam menghitung hasil [TMT SK PMK - TMT pengangkatan CPNS] perlu dikurangi juga dengan 6 tahun.
- Tambahkan masa kerja yang diakui tersebut dengan MK Pensiun
- Hitung ulang selisih MK Pensiun dan MKG.
Contoh Perhitungan Format 2
Diketahui data masa kerja PNS TMT CPNS pada bulan 01 tahun 2007 dengan Golongan pengangkatan II/a dan golongan KP terakhir III/a sebagai berikut.
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| MK PNS | 04 | 26 |
| MK Pensiun | 00 | 28 |
| MK Golongan | 10 | 24 |
| MK bawaan SK CPNS | 09 | 08 |
Diketahui ybs melakukan Peninjauan Masa Kerja pada gol II/b dan pada SK PMK yang dilampirkan didapati data sebagai berikut
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| TMT SK PMK | 11 | 12 |
| Total MK Golongan baru SK PMK | 06 | 16 |
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| TMT SK PMK | 11 | 12 |
| TMT CPNS | 01 | 07 |
| Kurangkan | ||
| Selisih TMT SK PMK dan TMT CPNS | 10 | 05 |
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| Total MK golongan baru pada SK PMK | 06 | 16 |
| MK CPNS | 09 | 08 |
| Selisih TMT SK PMK dan TMT CPNS | 10 | 05 |
| Kurangkan | ||
| Masa kerja yang diakui | 11 | 01 |
Tambahkan masa kerja tersebut sebagai masa kerja pensiun sehingga didapat hasil sebagai berikut
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| MK Pensiun | 00 | 28 |
| MK PMK | 11 | 01 |
| Tambahkan | ||
| MK Pensiun setelah PMK | 11 | 29 |
| Data | Bulan | Tahun |
|---|---|---|
| MK Pensiun setelah PMK | 11 | 29 |
| MK Golongan | 10 | 24 |
| Kurangkan | ||
| Selisih MK Pensiun dan MK golongan | 01 | 05 |
Selanjutnya gunakan MK Pensiun setelah PMK sebagai MK Pensiun dalam penetapan pertek pensiun.